1 Pertama, tulis judul resensi untuk menarik perhatian pembaca. Judul resensi | Photo by Dzenina Lukac from Pexels. Bagian awal sangat penting untuk memikat pembaca supaya terus membaca isi resensi yang ditulis. Maka dari itu, judul resensi harus ditulis dengan menarik dan menggambarkan isi secara garis besar.
Resensi novel Rindu Tere Liye berupa identitas novel, unsur intrinsik dan ekstrinsik, serta kelebihan dan kekurangannya recomended untuk kamu baca. Dengan mengetahui resensi sebuah novel maka akan membantu kamu memahami isi novel yang sebenarnya. Kamu juga dapat memberikan penilaian dari buku yang sudah dibaca. Resensi Novel Rindu Tere Liye Lengkap Berikut ini resensi novel Rindu Tere Liye lengkap untuk kamu ketahui 1. Identitas Novel Rindu Tere Liye Judul NovelRinduPenulisTere LiyePenerbitRepublikaKategoriNovelTahun Terbit2014 2. Sinopsis Novel Rindu Tere Liye Novel berjudul Rindu karya Tere Liye menceritakan kisah perjalanan haji yang sangat panjang di sebuah kapal besar selama 9 bulan. Perjalanannya dilakukan pertama kali di tanggal 1 Desember 1938. Saat itu, menjadi salah sejarah baru saat pertama kalinya di Makassar disinggahi kapal besar bernama Holland. Kapal ini mempunyai panjang 136 meter dan lebarnya 16 meter. Dalam perjalanan tersebut, menyimpan banyak rasa rindu sehingga menimbulkan beban. Salah satu tokoh yang ikut dalam perjalanan kapal Holland yaitu tokohnya bernama Daeng Andipati, ia pengusaha besar Makassar melakukan perjalanan bersama kedua anak dan istrinya. Selain itu, terdapat tokoh bernama Gurutta atau Ahmad Karaeng yang ikut dalam perjalanan tersebut. Perjalanannya memang membuatnya merasa bahagia di dalam kapal. Ambo Uleng seorang mantan kapal ikut dalam kelasi di kapal Blitar Holland , tetapi ia banyak diam seperti tak bahagia. Hal tersebut dikarenakan ia berpergian untuk menghilang dari kotanya, melupakan masa lalunya. Perjalanan panjang di kapal dianggap merugikan anak-anak yang berada di kapal. Oleh karena itu, Gurutta akhirnya memberikan ide agar anak-anak bersekolah dan mengaji di kapal. Tokoh Upe menjadi tokoh yang bersedia untuk mengajari anak-anak mengaji dan bersekolah. Saat di perjalanan Surabaya–Semarang muncul seorang tokoh bernama Bapak Soeryoningrat dan Bapak Mangoenkusoemo. Mereka berdua merupakan tokoh pendidikan. Kedua bapak tersebut bersedia untuk mendidik anak-anak yang berada di kapal tersebut. Saat perjalanan dari Semarang–Batavia muncul tokoh Mbah Kakung Slamet dan Mbah Kakung Putri Slamet yang meramaikan perjalanan karena menjadi bahan olok-olokan. Perjalanan kapal Holland selama sembilan bulan ternyata cukup mengasyikan. Perjalanan panjang menuju Mekkah yang dilakukan oleh tokoh dalam novel memang banyak menuai kerinduan akan kedamaian hati. Masing-masing tokoh yang melakukan perjalanan tersebut membawa beban pertanyaan masa lalu cukup berat. Pertanyaan tersebut meliputi apakah haji seseorang yang membawa kebencian diterima, apakah haji cabo juga diterima, lalu apa yang harus dilakukan apabila orang itu bukan jodoh kita, lalu bagaimana caranya melawan kemungkaran dan kezaliman. Semua pertanyaan itu, terjawab sudah dari perjalanan menuju ke tanah suci di Kapal Holland. Jadi, kerinduan untuk hati yang damai dan kerinduan tanah suci sudah selesai. 3. Kelebihan Novel Rindu Tere Liye Buku terbitan Tere Liye yang ke-20 ini merupakan karyanya yang mempunyai banyak kelebihan. Penulis menuliskan cerita dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga membuat pembaca dapat tidak kesulitan memaknai tulisannya. Selain itu, penulis juga membolak-balikan emosi pembaca dengan naik turun sehingga membuat pembaca semakin tertarik untuk membacanya sampai akhir. Alur dalam cerita saling terikat sehingga tidak membuat pembaca bingung untuk mengikuti jalannya cerita. Terdapat juga ilmu pengetahuan yang dapat dijadikan wawasan oleh para pembacanya sehingga bacaan dalam novel tidak hanya menghibur tetapi juga bermanfaat dalam segi pengetahuan. 4. Kekurangan Novel Rindu Tere Liye Meskipun, sebagian besar buku novel Rindu Tere Liye memiliki banyak kelebihannya. Tetapi, secara keseluruhan terdapat sedikit kekurangan pada isi bukunya. Kekurangan buku Rindu karya Tere Liye yaitu pada bagian sampul buku yang kurang menarik, tampilannya secara visual terlihat sangat sederhana. Kemudian, kekurangan berikutnya yaitu buku ini memunculkan adanya bahasa Belanda yang sulit untuk dipahami. 5. Unsur Intrinsik Novel Rindu Tere Liye Resensi novel Rindu Tere Liye secara lengkap juga terdapat di bagian unsur intrinsiknya, berikut ulasannya Tema Tema dalam novel Rindu Tere Liye ini menceritakan tema perjalana panjang yang penuh dengan kerinduan dan pernyataan. Tokoh Daeng AndipatiGurutta Ahmad KaraengBonda UpeAmbo UlengMbah KakungMbah Putri Alur ceritaNovel Rindu Tere Liye ini menggunakan alur mundur. Latar WaktuLatar waktu dalam novel Rindu Tere Liye ini adalah pagi, siang, malam, dan senja. Latar tempatBeberapa latar tempat di dalam Novel Rindu Tere Liye diantaranya adalah, masjid, kantin, ruang kemudi, kabin kerja, pelabuhan Makassar, ruang keperawatan. Sudut pandangSudut pandang dalam Novel Rindu Tere Liye adalah sudut pandang orang ketiga “dia” Gaya BahasaGaya bahasa yang di gunakan novel Rindu Tere Liye adalah hiperbola, metafora, dan pleonasme. AmanatAmanat yang kita dapatkan dalam novel Rindu Tere Liye ini adalah, Ketika melakukan perjalanan kita harus siap jiwa raga untuk menghadapi setiap permasalahan yang kita jumpai di perjalanan. 6. Unsur Ekstrinsik Novel Rindu Tere Liye Untuk mengetahui resensi secara lengkap novel Rindu Tere Liye ketahui juga unsur ekstrinsiknya, ini dia ulasannya. Nilai moralNilai moral yang ada dalam Novel Rindu Tere Liye yaitu kejujuran, kerendahan hati, keberanian, kemandirian moral. Nilai AgamaTerdapat beberapa nilai agama dalam Novel Rindu Tere Liye yaitu beriman kepada Allah dan beriman kepada kitab-kitab Allah. Nilai PendidikanNilai pendidikan dalam novel Rindu Tere Liye yaitu kesopanan, ketegasan, kepedulian, dan kreatif. Nilai Sosial Nilai sosial dalam novel Rindu yaitu kehidupan saling tolong-menolong dengan sesama saat perjalanan jauh. Semua tokoh tidak mengedapankan ego mereka untuk menebarkan kebencian meski hatinya sedang gelisah. Latar Belakang Dilihat dari sudut latar belakang pengarang, penulis Tere Liye menuliskan novel Rindu dari sudut pemikarannya. Sebagai seorang muslim, ia banyak memikirkan pertanyaan seperti apa haji yang diterima. Oleh karena itu, ia merangkum jawabannya di dalam novel. Biografi Pengarang Di lihat dari biografi seorang Tere Liye, ia adalah seorang yang misterius sehingga cerita dalam novel Rindu juga tokoh-tokohnya banyak yang misterius. Kehidupan Sosial Pengarang Berdasarkan kehidupan sosial pengarang, dikisahkan dalam novel Rindu bahwa tokoh-tokohnya seperti pada masayarakat umumnya pada kehidupan biasa. Oleh karena itu, saat membaca novel maka seperti sedang dalam kehidupan nyata yang sebenarnya. Psikologi Psikologi pengarang buku Tere Liye mempunyai pemikiran yang cukup luas. Tak heran cerita yang disampaikan juga tidak monoton sehingga menarik untuk dibaca. 7. Pesan Moral Novel Rindu Tere Liye Pesan moral yang ditemukan dalam resensi novel Rindu Tere Liye yaitu memberikan jawaban atas kerinduan hati seorang muslim tentang ibadah haji. Selain itu, banyak pesan religi, pesan sosial dan pesan moral yang tersirat di dalam cerita. Seperti untuk saling tolong menolong, bermusyawarah, dan mengajarkan untuk tetap mengaji dan belajar ilmu pengetahuan di manapun kita berada.
Judulnovel ini merupakan nama sosok guru Matematika, Miss Selena. Walaupun berasal dari klan Bulan, Miss Selena mengajar Matematika di klan Bumi, tepatnya di sekolah Raib, Seli, dan Ali. Kisah Miss Selena sebenarnya bermula ketika ia masih remaja berusia 15 tahun. Ketika kecil, Selena tinggal di Distrik Sabit Enam.
Titre alternatif Eoneu Meosjin NalTitre original 어느 멋진 날Pays Corée du SudÉpisodes 16 x 65 minDiffusion Terminée du 31/05/2006 au 20/07/2006Saison printemps 2006Diffuseur MBCGenre RomanceSite web officiel Lien SynopsisFille d'une mère célibataire par la suite remariée au père de Suh Gun, Seo Ha Neul et ce dernier devienne alors frère et sœur aux yeux de la loi. C'est lors d'un incendie qu'ils perdirent tous deux leurs parents respectifs. Après ce tragique incident, ils furent séparés et adoptés par des familles différentes. Suh Ha Neul fut adoptée par une famille riche qui venait de perdre leur fille, prenant alors le nom de Park Hye Won, et Suh Gun partit vivre en Australie avec sa nouvelle famille. De son côté, en Australie, Gun se créer des problèmes en volant une grosse somme d'argent à des gangsters dans le but de subvenir à l'opération de Goo Hyo Joo, la fille de son père adoptif. Simultanément, il recherche sa sœur mais sans succès. C'est après l'appel d'un ami de Gun, se trouvant alors en Corée, pour l'avertir qu'il avait retrouvé sa sœur, que Gun décide de repartir en Corée pour aller la retrouver... Source et le blog de DramaLove Voir plusDescription rédigée par Robot Compléter / corriger cette descriptionBande-annonce Proposer une vidéo streamingProposition d'un lien vidéoYoutube, Dailymotion, Vimeo, Youku, Rutube, Vlive, Naver, Xuite, Musicplayon, Streamable, Openload, Google driveIl faut être enregistré sur le site pour pouvoir proposer une liéesManga[Version alternative]Critiques Critiques 0 Aucune critique pour l'instant, soyez le premier à en rédiger une !Vous devez être membre pour ajouter une critique, inscrivez-vous !
Sebagaibuku novel yang dirilis dalam bahasa Indonesia, penerjemahan yang dikerjakan oleh Andry Setiawan sudah sangat baik dan alur yang dibawakan sudah sangat jelas. Namun ada sedikit typo pada bagian akhir penulisan tokoh pendukung antara lain Mutsumi menjadi Mutumi dan Namie menjadi Manie. Novel Scheduled Suicide Day sendiri telah diterbitkan oleh Penerbit Haru pada tahun 2017. Novel one fine day ini merupakan kisah cinta segitiga antara Mahesa, Alana dan juga Bayu yang berlatarkan di negara Spanyol. Kamu ingin lebih dalam mengetahui tentang novel ini kamu wajib baca dulu resensi novel One Fine Day di artikel ini secara lengkap. Karena dalam artikel ini akan di bahas secara lengkap mulai dari identitas novel, intrinsik, sinopsis dan ekstrinsik juga kelebihan dan kekurangan dari novel tersebut. Simak yuk! Identitas Novel One Fine Day Judul NovelOne Fine DayPenulisPingkanGloriaJumlah halaman–Ukuran buku–PenerbitWattpadKategoriFiksi RomanceTahun Terbit–Harga novel– Novel One Fine Day ini merupakan sebuah karya dari penulis dengan nama pena PingkanGloria. Novel ini memiliki 13 Bab dan memiliki lebih dari 20,6 ribu pengunjung. Novel ini merupakan novel di Wattpad yang memiliki rating yang tinggi. Tapi sayang novel ini belum dibukukan. Sinopsis Novel One Fine Day Novel One Fine Day ini menceritakan pertemuan tak terduga antara Mahesa dan Alana di Barcelona. Dan pertemuan keduanya menjadi akrab setelahnya. Namun, sayangnya keakraban tersebut di salah gunakan oleh Mahesa. Dan ternyata cara pandang antara Alana dan Mahesa itu berbeda. Namun, akankah pertemuan itu menjadi sebuah cerita cinta bagi Alana dan Mahesa? Dan ada tokoh Danu yang merupakan kekasih dari Alana di Barcelona. Danu selalu memberikan perhatian yang sangat istimewa kepada Alana. Mulai dari barang-barang mewah. Dan fasilitas mewah berpikir itu cukup untuk Alana. Dan suatu ketika Danu melihat kedekatan Alana dan juga Mahesa. Dan Danu mengingatkan Alana untuk berhati-hati pada Mahesa karena dia seorang penipu. Lalu bagaimana kelanjutan kisah mereka bertiga? Jawabannya ada di novel One Fine Day karya PingkanGloria di Wattpad. Unsur Intrinsik Novel One Fine Day Dalam sebuah resensi novel tentunya akan di temukan sebuah unsur intrinsik yang mendukung novel tersebut. Begitu pula dengan resensi novel One Fine Day. Berikut merupakan unsur intrinsik dari novel tersebut 1. Tema Tema yang diangkat dalam novel One Fine Day yaitu menceritakan tentang kisah percintaan segitiga antara Danu, Alana dan juga Mahesa dengan berbagai masalah drama di dalamnya. 2. Tokoh dan Penokohan Berikut merupakan beberapa tokoh yang terdapat dalam novel One Fine Day, diantaranya adalah Alana, ia merupakan seorang gadis yang tangguh, tidak mudah menyerah dan juga baik. Mahesa, merukan seseorang yang sangat Alana cintai dan seoorang penipu. Revan dan Dastan , merupakan sahabat Mahesa. Danu, kekasih Alana yang jahat dan menghalalkan segala cara. Pak Abdu, merupakan pesuruh Danu yang berhati baik. Anisa, gadis cantik anak dari Pak Abdu yang berhati baik dan polos. 3. Alur Alur yang digunakan dalam novel yaitu menggunakan alur campuran dimana terdapat alur maju dan juga alur mundur di dalam cerita tersebut. 4. Latar Waktu Latar waktu yang digunakan dalam novel One Fine Day yaitu menggunakan latar waktu pagi hari, siang hari dan malam hari. 5. Latar tempat Latar tempat yaitu di negara Spanyol Barcelona. 6. sudut Pandang Sudut pandang yang digunakan dalam novel One Fine Day ini yaitu menggunakan sudut pandang orang ketiga yang serba tahu. 7. Gaya Bahasa Gaya bahasa yang digunakan dalam novel One Fine Day ini yaitu menggunakan bahasa yang ringan dan mudah di pahami dan beberapa di anataranya ada bahasa Spanyol dan Inggris. Namun, kalian tenang saja karena ada artinya di dalam kurung sehingga novel ini cukup mudah di mengerti meski banyak terdapat bahasa asing di dalamnya. 8. Amanat Amanat yang terkandung dalam novel One Fine Day ini yaitu suatu hari bahagiamu akan datang. Janganlah menghalalkan segala cara hanya demi kepuasan hatimu karena suatu saat yang kamu lakukan harus dipertanggungjawabkan. Unsur Ekstrinsik Novel One Fine Day Setelah mengetahui beberapa unsur intrinsik dalam novel One Fine Day ini kamu juga perlu memahami unsur ekstrinsik yang membangunnya yaitu 1. Nilai Sosial Kegiatan menipu yang dilakukan Mahesa demi mendapatkan uang itu merupakan hal yang tidak baik dan tidak pantas di tiru. Kegiatan itu dapat merugikan orang lain dan tentunya menjadi buronan orang-orang yang telah merasa tertipu. 2. Nilai Moral Nilai moral yang terkandung dalam novel One Fine Day yaitu ketika Pak Abdu menyelamatkan Mahesa dalam misi menghabisi Mahesa. Namun, ia masih memiliki hati nurani untuk tidak benar-benar membunuhnya. Ia menolong dengan sekuat tenaga dan merawat Mahesa yang telah dipukuli oleh Danu sampai tidak berdaya. 3. Nilai Pendidikan Karena banyaknya bahasa asing membaca novel ini tentunya akan menambah kosa kata bahasa asing kamu. Dan cocok untuk di baca remaja. Kelebihan Novel One Fine Day Ceritanya unik dan menarik untuk di baca. Setiap tokoh memiliki karakter kuat. Deskripsi latar di ceritakan secara baik sehingga membuat kita bisa membayangkan tempat tersebut. Kekurangan Novel One Fine Day Bagi yang kurang suka dengan adanya bahasa asing pasti akan sangat terganggu dengan adanya bahasa asing di setiap Bab nya. Ada beberapa alur maju mundur bagi yang belum terbiasa pasti akan merasa bingung saat membacanya. Pesan Moral Novel One Fine Day Terakhir dari resensi novel One Fine Day yaitu pesan moral yang terkandung di dalam novel tersebut yaitu suatu hari bahagiamu akan datang. Janganlah menghalalkan segala cara hanya demi kepuasan hatimu karena suatu saat yang kamu lakukan harus dipertanggungjawabkan.
Sumber Dokumentasi Pribadi (Pernah dimuat di Qureta: lihat di sini) "Membaca Sambil Belajar Sejarah Pergolakan Dunia Abad 20" Membaca buku Komsi Komsa serasa belajar sejarah dunia.
Belasan ribu kilometer dari orang-orang tercinta, ia berharap bisa bersembunyi. Dari masa lalu, luka, dan cinta. Nyatanya, semua itu harus ia temukan lagi dalam kotak tua yang teronggok di sudut kamarnya. Kini, Kara tahu Ibu yang pergi, Kara yang mencari. Tak ada waktu untuk cinta. Halo, readers.. Ini kali pertama saya bikin review novel. Perlu diingat saya bikin review ini untuk menyalurkan inspirasi yang sedang memberondong otak saya untuk segera ditulis, sebelum lupa, hehe.. Dan lagi, review ini berdasarkan pendapat pribadi, so, jika ada yang kurang berkenan saya mohon maaf..🙇 Nah, review pertama saya ini tentang novel terbitan Bukune yang masuk seri “Setiap Tempat Punya Cerita”. Judulnya “Holland One Fine Day in Leiden” karya Feba Sukmana. Sebenarnya buku ini cetakan 2013, jadi saya ini termasuk telat baca dan mungkin ―memang― telat review. Judul buku Holland One Fine Day in Leiden Penulis Feba Sukmana Penyunting Widyawati Oktavia & Yulliya Febria Penata letak Erina Puspitasari Ilustrator isi & sampul Gama Marhaendra Desainer sampul Gita Mariana Penerbit Bukuné Tahun terbit November 2013 Tebal buku 292 halaman ISBN 602-220-116-0 BLURB Sejak menjejakkan kaki di Bandara Schiphol, Belanda, dan udara dingin menyambutnya, Kara tak lagi merasa asing. Mungkin, karena ia pun telah lama lupa dengan hangat. Belasan ribu kilometer dari orang-orang tercinta, ia berharap bisa bersembunyi. Dari masa lalu, luka, dan cinta. Nyatanya, semua itu harus ia temukan lagi dalam kotak tua yang teronggok di sudut kamarnya. Kini, Kara tahu Ibu yang pergi, Kara yang mencari. Tak ada waktu untuk cinta. Namun, kala senja membingkai Leiden dengan jingga yang memerah, Kara masih ingat bisik manis laki-laki bermata pirus itu, “Ik vind je leuk”—aku suka kamu. Juga kecup hangatnya. Rasa takut mengepung Kara, takut jatuh cinta kepada seseorang yang akhirnya akan pergi begitu saja. Dan, meninggalkan perih yang tak tersembuhkan waktu. Seperti Ibu. Aku tidak berada di sini untuk jatuh cinta, ulangnya dalam hati, mengingatkan diri sendiri. Di sudut-sudut Leiden, Den Haag, Rotterdam, dan Amsterdam yang menyuguhkan banyak cerita, Kara mempertanyakan masa lalu, harapan, masa depan, juga cinta. Ke manakah ia melangkah, sementara rintik hujan merinai di kanal-kanal dan menghunjam di jantung kota-kota Negeri Kincir Angin yang memesona? Alles komt goed—Semua akan baik-baik saja, Kara. Yang menarik hati saya pertama kali, tentu saja judul dan sampulnya yang entah bagaimana sepertinya terlalu sayang untuk dilewatkan. Classic. Apalagi setelah membaca synopsis di bagian belakang buku, saya sudah terpikat dengan bahasa penulis dalam menyampaikan cerita. Dan saya sama sekali nggak menyesal beli buku ini, rasanya seperti “ini dia buku yang kucari”. Sebelumnya saya sempat bingung, buku mana yang mau dibaca lebih dulu karena saya habis borong 7 buku novel. Nah, One Fine Day in Leiden ini buku kedua yang saya buka bungkus plastiknya. Dan setelah membuka sampul untuk menemui halaman pertamanya, saya sudah diberi kejutan manis. Secarik kartu pos bernada sama dengan sampul, bergambar kincir angin, dan bertuliskan quote manis di dalamnya. Pembatas bukunya juga hadir bersama kartu pos tadi, dan itu berhasil membuat saya menahan pekik girang. “Orang bilang, harapan itu seperti awan. Beberapa berlalu begitu saja, tetapi sisanya membawa hujan. Kau, harapan yang manakah yang kau simpan di hatimu?” Dan yang membuat novel ini semakin menarik adalah beberapa gambar sketsa yang menggambarkan tempat-tempat di Belanda. Menambahkan kesan classic-nya, apalagi dengan gambar gedung-gedung tua. Novel ini berfokus pada tokoh utamanya, seorang gadis berumur 24 tahun bernama Kara yang mendapat beasiswa ke Belanda dan berkuliah di Universiteit Leiden. Di Belanda, dia berharap bisa menjauh dari permasalahan yang dialaminya. Tapi kenyataannya, di Belanda-lah Kara bertemu kembali dengan mimpi buruk yang harus dihadapinya. Walau begitu, Kara juga menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dan cintanya di negeri kincir angin itu. Kara diceritakan adalah seorang anak yang tidak punya orang tua. Dia dirawat oleh kakek dan neneknya, yang dipanggil Yangkung dan Yangti. Di sinilah permasalahan pertama mulai dibahas identitas orang tua Kara. Tetapi sayang, Yangkung dan Yangti tidak mau membicarakan orang tua Kara, dan selalu berusaha mengalihkan topik pembicaraan tiap kali Kara menanyakan orang tuanya. Di Belanda, Kara juga menemukan permasalahan baru cinta. Di kota kecil Leiden, Kara pertama kali bertemu dengan Pangeran Hujan-nya yang bermata pirus, Rein Van den Heuvel. Seorang pemuda yang juga berkuliah di Universiteit Leiden dan gemar menggambar sketsa. Pemuda yang menyembunyikan masalahnya dari Kara. Kisah Kara dan Rein ini manis sekali menurut saya. Semua percakapan dan sikap mereka mengalir alamiah, walau ada beberapa yang alurnya terasa terlalu cepat. Rein yang pengertian, Kara yang bersemangat setiap kali bersama pemuda itu. Benar-benar pasangan yang serasi. Rein sering menggunakan topik tentang fakta-fakta negerinya sebagai bahan obrolan, dan ditanggapi Kara dengan cerita tentang Indonesia-nya. Di bagian inilah saya merasa sedang belajar sejarah, tapi sama sekali tidak membosankan. Tentang pengeboman di Rotterdam, asal-usul Sinterklaas, dan fakta-fakta lain mengenai sejarah masa lalu. Sedikit bocoran, ada juga bagian dimana mereka berdua melihat muurgedichten―puisi dinding― berisikan puisi yang tidak asing milik Chairil Anwar, “Aku”. Permasalahan di antara mereka berdua ini adalah ketakutan Kara akan kepastian hubungan mereka dan masalah pribadi yang tidak ingin dibahas oleh Rein. Kara seringkali kesal karena Rein selalu hilang tiba-tiba, pergi di tengah-tengah kebersamaan mereka. Tetapi Kara tidak pernah berinisiatif untuk menanyakan alasan Rein selalu pergi begitu saja. Di negeri tulip ini Kara juga bertemu dengan jawaban-jawaban atas pertanyaannya mengenai identitas orang tuanya. Yangkung sempat memberikan kartu nama beralamat di Amsterdam yang menjadi kunci pencarian Kara. Hanya saja Kara selalu mengulur-ulur waktu untuk menyingkap fakta yang ia cari-cari. Tokoh Kara ini menurut saya penakut, pesimis, dan sering ragu-ragu. Dan yang bikin saya paling gemas, Kara itu pengecut, nggak mau mencari kebenaran karena takut kebenaran itu nanti malah akan melukai hatinya, membiarkan dirinya diombang-ambing rasa penasaran. Bagaimana pengecutnya Kara untuk bertanya pada Rein tentang hubungan mereka, bagaimana pengecutnya Kara untuk mengetahui kebenaran tentang orang tuanya. Mungkin begini ya namanya karakter perempuan, selalu mengutamakan perasaan daripada logika. Alur ceritanya mengalir. Tidak hanya cerita manis tentang Kara dan Rein, novel ini memuat nilai-nilai sejarah dan keluarga di dalamnya. Semua berhasil ditulis dengan apik sehingga menyuguhkan rangkaian kalimat yang tidak membosankan. Ada kisah sedih dan haru di dalamnya. Ditambah lagi penyelesaian konflik yang berhasil menjelaskan setiap teka-teki dalam cerita memuaskan rasa penasaran saya. Karena latar tempat novel ini 90%di Belanda, tentu tak lepas dari percakapan dan kata-kata berbahasa Belanda, dan itu tidak dalam jumlah sedikit. Tahu sendiri kan bahasa Belanda agak susah dieja bagi orang yang awam. Untungnya novel ini dilengkapi catatan kaki dan penjelas kosakata tersebut, walau harus bolak-balik atas-bawah halaman untuk mengerti artinya. Novel ini alurnya seperti angin sepoi-sepoi bagi saya. Ringan tapi berisi, menyejukkan. Bagian yang paling saya suka adalah ketika Rein dan Kara menghabiskan waktu di Scheveningen dan Rein dengan romantisnya berkata, “Kara sayang, Ik vind je leuk.” Dan suasanya mendukung sekali bagi Rein untuk mengatakan itu. [anggaplah saya ini penggemar roman picisan, haha 😆] Yap, itu tadi review novel dari saya―kalau pantas disebut review. Kritik dan saran sangat diterima. Terimakasih sudah mampir. ^^ ResensiNovel Dear Nathan. One Fine Day merupakan film drama romantis Indonesia yang dirilis pada 12 Oktober 2017Film ini disutradarai oleh Asep Kusdinar dan ditulis oleh Sukhdev Singh dan Tisa TS dengan lokasi syuting di Barcelona Spanyol. Completed Annalisse17 people found this review helpful Story Acting/Cast Music Rewatch Value This review may contain spoilers If you are trying to decide whether or not to watch this based on the seemingly awesome casting Gong Yoo, Jeong Dong Hwan, Nam Goong Min then please choose something else. I made the mistake of coming off of a Gong Yoo marathon of Coffee Prince and Biscuit Teacher and Star Candy, both which I loved, and decided to keep going with this. MAJOR MISTAKE. Story Don't let the description fool you, this isn't a love triangle drama where the love from the female lead helps to transform her playboy love interest. The plot was unnecessarily complicated and serious dramatic moments were over the top or laughable, there was no in between. And forget love triangles,this was a love hexagon with questionable family ties blurring the lines even further. We get it, everyone is in love with the main female lead. I don't mind that in my dramas, but did they all have to be sorta related to her?! I would try to further explain with examples but I would have to reveal spoilers. And trust me, if you choose to watch the entire drama the only satisfactory pay-off is putting all the pieces together. Acting Most of the actors I love in other movies and dramas, so I felt bad that they had signed on to partake in this. Even some of the acting from my favorites annoyed me and confused me They're SOOO good in other things,,,except this! Music It was fine. Oddly enough I have no complaints about the music. It suited the mood when it was present. Rewatch Value NEVER AGAIN. Even recalling it for the sake of this review makes me sad. Overall I doubt this will ever reach anyone's favorites list, but if you're adamant about watching, good luck. But don't say we ALL didn't warn you. Read More Was this review helpful to you? Whetheryou're writing stories or a novel, whether you're finishing something or just setting out, this week is designed to help you bring your work to life. Through workshops, discussion, exercises and one-to-ones, you'll develop your creative practice in a supportive, super-engaged environment while also learning skills to fine-tune it. Origin is unreachable Error code 523 2023-06-16 112217 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d82ac6fab6ab94b • Your IP • Performance & security by Cloudflare
ContohResensi Novel. Identitas Buku. Judul novel : 5 cm. Penulis novel : Donny dhirgantoro. Penerbit novel : PT. Grasindo. Tahun Terbit : Tahun 2007. Miss_thuyetcute 1 day ago. Kiat Bagus Atom-atom dari unsur yang berbeda tetapi mempunyai nomor massa yang sama disebut. Lamtan_kitty 3 days ago.
Χωጲ ξυፔυկаբКрեшоջαմ νունеλ ужուсрեአυс
Е разωЛቲ ղትሤαζутвε
ዠςуηሗ ևЯй м
Ицուλ շубреЙоኝዞрዋνխχу рιሯα
sEngUR.
  • 88wc6en6wj.pages.dev/295
  • 88wc6en6wj.pages.dev/94
  • 88wc6en6wj.pages.dev/384
  • 88wc6en6wj.pages.dev/26
  • 88wc6en6wj.pages.dev/209
  • 88wc6en6wj.pages.dev/250
  • 88wc6en6wj.pages.dev/312
  • 88wc6en6wj.pages.dev/5
  • 88wc6en6wj.pages.dev/294
  • resensi novel one fine day