PerbedaanAcian dan Plester: Proses Plesteran pada Tembok. Untuk memahami lebih jauh terkait dua proses penghalusan tembok di atas, sebaiknya mari kita ketahui pengertian dari kedua istilah tersebut. Plesteran adalah proses pencampuran semen, pasir, dan air untuk membuat permukaan kasar menjadi lebih halus.
Campuranadukan yang dipakai untuk plesteran adalah 1 Semen : 2 pasir untuk dinding bagian bawah (kedap air) dan 1 Semen : 4 pasir untuk pekerjaan plester pada bagian tengah dan atas yang tidak berhubungan dengan air. Rusuk-rusuk dan sudut pertemuan plester tembok harus merupakan sudut siku ( = 90°) dan ini harus diplester dengan adukan 1
PLESTERBIASA. PLESTER INSTAN. 1. Harus membuat adonan dulu antara semen pc, pasir, & air. Bahkan pasir sebelum dicampur, harus sesuai dengan kualitas plester, harus diayak dulu. Semen instan cukup diaduk dengan air hingga pulen. 2. Proses membuat adonan perlu proses yang lama, kualitas pasir juga sangat berpengaruh akan hasilnya. Trasramadalah plester tahan air yang dibuat dari campuran semen dan pasir untuk diaplikasikan pada dinding bata. Biasanya, dinding plester ini letaknya tepat di atas sloof (balok beton bertulang yang diletakkan di atas pondasi bangunan sebagai alas didirikannya dinding dan kolom). Dinding trasram punya ketahanan yang baik untuk tidak menyerap air. Jenispasir ini juga umumnya dipakai untuk memplester dinding, memasang hiasan atau tambahan ornamen pada dinding. Pasir Plester. Seperti juga pasir pasang, pasir plester memiliki tekstur yang halus. Namun agar bebas dari kerikil, batu dan material lain, sebaiknya pasir plester diayak dahulu sebelum digunakan. TahapanPengerjaan Plester Dinding. Pengerjaan plester dinding dilakukan dalam tiga tahapan. Pertama adalah mengaplikasikan lapisan kamprotan yang terdiri dari semen dan pasir dengan perbandingan 2:5 atau 3:5. Waktu pengerjaan umumnya singkat, namun pastikan dinding batu bata dalam kondisi yang lembap sehingga plester dapat merekat dengan mudah.
Pasirpasang = 0,036 m3. Jadi untuk memplester seluas 100,1 m2 diperlukan Semen = 5,888 kg x 100,1 m2 =589,3888 kg. jika 1 sak semen = 50kg, maka perlu 589,3888 kg/ 50 kg =11,788 dibulatkan menjadi 12 sak. Pasir = 0,036 m3 x 100,1 m2 = 3,6036 m3. Demikian cara menghitung kebutuhan pasir dan semen pada plesteran.
Vl072vJ.
  • 88wc6en6wj.pages.dev/69
  • 88wc6en6wj.pages.dev/376
  • 88wc6en6wj.pages.dev/84
  • 88wc6en6wj.pages.dev/172
  • 88wc6en6wj.pages.dev/234
  • 88wc6en6wj.pages.dev/231
  • 88wc6en6wj.pages.dev/257
  • 88wc6en6wj.pages.dev/62
  • 88wc6en6wj.pages.dev/65
  • pasir untuk plester tembok