TRIBUNKALTIMCO, TENGGARONG - Aksi penghadangan terhadap kegiatan tambang batu bara ilegal di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, mendapat dukungan gabungan akademisi.. Dukungan tersebut datang dari Kaukus Indonesia Untuk Kebebasan Akademik (KIKA) chapter Kalimantan Timur (Kaltim).. KIKA menilai aksi penghadangan di Desa Sumber Sari
BerandaHUKUMPemerintah Bone Biarkan Tambang Batu Bara Beroperasi Tanpa Izin, Kapolres Baru Mau Kroscek 18 Januari 0 Komentar tambang batu bara yang beroperasi tanpa izin di Desa Massila, Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone kini meninggalkan masalah. Bekas-bekas tambang yang ditinggalkan perusahaan lantaran telah habis eksplorasi, tak jarang menyisakan kerusakan alam. Alih-alih dilakukan pemulihan ekosistem lingkungan, para pengusaha justru meninggalkan begitu tambang batu bara yang terletak sekitar 77 km dari Kota Watampone tersebut diketahui setelah viral di media sosial. Dalam unggahan di salah satu grup FB, aktivitas tambang tersebut diduga dioperasikan oleh PT Larumange Citra Mandiri. Berdasarkan penelusuran, perusahan tersebut beralamat di Kabupaten Maros dan pernah ikut lelang dalam peningkatan saluran sekunder di Desa Mario Kecamatan Camba. Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bone, Khalil Sihab mengaku perusahaan tersebut tidak memilik izin eksplorasi tambang batu bara. Berdasarkan jejak yang tinggalkan, aktivitas tambang tersebut sudah beroperasi sejak beberapa bulan lalu. Khalil mengaku mencari perusahaan yang melakukan aktivitas tambang tersebut. "Itu tambang tidak memiliki izin, kami sudah memerintahkan pemerintah setempat untuk mencari tahu perusahan tersebut," kata Khalil, Selasa 18 Januari 2022. Mantan Kadis PUPR itu mengaku mencari pemilik tambang tersebut yang kini meninggalkan lubang bekas tambang yang dibiarkan terbuka. "Kami akan mencari perusahaan tersebut untuk menutup bekas galiannya," tambah Bone, AKBP Ardyansyah mengatakan tambang batu bara tersebut sudah tidak beroperasi. Namun saat dikonfirmasi pertanggung jawab perusahaan yang sudah mengeksplorasi tanpa izin dan beberapa bekas galian yang ditinggalkan tanpa ditutup kembali. Ardyansyah hanya mengatakan akan melakukan pemeriksaan. "Nanti saya kroscek lagi," tambang batu bara tanpa izin di Kabupaten Bone bukan pertama kalinya. Aktivitas tambang batu bara juga pernah terjadi di Desa Massenrengpulu Kecamatan Lamuru. Saat ini aktivitas tambang tersebut ditutup.
3 Jhonlin. Jhonlin Group lewat PT Jhonlin Baratama jadi raksasa perusahaan batu bara berikutnya yang menguasai banyak izin tambang di Kalimantan Selatan. Perusahaan ini milik Andi Syamsuddin Arsyad, seorang pengusaha kaya raya asal Bone, Sulawesi Selatan.
Jakarta - Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan kini tak sekadar menjadi wilayah dengan banyak perusahaan tambang. Di sana telah hadir sebuah komplek wisata berupa museum Batu Bara Bukit Asam di kawasan Tanjung Enim yang dibangun oleh PT Bukit Secretary PTBA Apollonius Andwie mengatakan museum itu sudah resmi dibuka untuk masyarakat umum sejak 18 Agustus 2022 dan mendapat respons yang baik. “Sejauh ini respon masyarakat sangat positif, sudah banyak kunjungan. Kami pun terus menggencarkan promosi dan sosialisasi,” kata dia, Sabtu, 24 September Batu Bara memiliki beragam koleksi dan fasilitas yang bisa menjadi wisata edukasi bagi masyarakat. Di dalamnya ada jenis-jenis batu bara, ruang kereta bawah tanah, alat-alat tambang yang digunakan pada masa lalu, ruang theater audio visual hingga sejarah pimpinan Bukit Asam dari masa ke Andwie, di museum ini para pengunjung dapat mengetahui sejarah pertambangan batu bara dari era kolonial sampai saat ini. Alat-alat berteknologi canggih seperti layar sentuh menyajikan beragam informasi mengenai pertambangan batu itu, kereta akan membawa pengunjung serasa di dalam tambang bawah tanah. Terowongan yang dilalui kereta dilengkapi dengan diorama untuk menggambarkan suasana pertambangan batu Nantinya, menurut Andwie, akan dibangun beberapa destinasi wisata lain di komplek seluas 4,5 hektare itu. Arena-arena tersebut antara lain Goa Coal Park, Kolam Wisata, Gedung Seni, Gedung Pusat Kuliner, Plaza Air Mancur dan beberapa miniatur ciri khas daerah Sumsel seperti Miniatur Benteng Kuto Besak, Pagoda Pulo Kemaro, Masjid Agung Palembang, Monpera dan sebagainya. Komplek itu didesain untuk menampung wisatawan sekitar 200-300 orang per hanya museum, Andwie mengatakan PTBA sebelumnya telah membangun berbagai infrastruktur untuk mewujudkan cita-cita Tanjung Enim Kota Wisata, seperti Mini Zoo dan Jogging Track Tanjung Enim. "Hadirnya museum ini juga bentuk dukungan kami atas program Tanjung Enim Kota Wisata,” kata juga 5 Museum dan Galeri Seni di Jakarta yang InstagrammableSelalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari di kanal Telegram “ Klik untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu. Aktivitastambang batu bara di Desa Massenrempulu dan Desa Mattampawalie, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, menimbulkan kerusakan. Jakarta - Tambang batu bara pertama di Indonesia terletak di Ombilin, Sawahlunto, Sumatra Barat. Pada tahun 2019, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization UNESCO menetapkan Tambang Batu Bara Ombilin TBBO sebagai salah satu warisan dunia. Demikian dikutip dari laman Ombilin, ada sederet situs lain di Indonesia yang ditetapkan sebagai situs warisan dunia. Candi Borobudur dan Prambanan ditetapkan pada 1991, situs manusia purba Sangiran di Sragen ditetapkan pada 1996. Lalu, sistem irigasi persawahan Subak di Bali ditetapkan pada berlokasi 95 kilometer arah timur laut Kota Padang. Tempat ini sebelumnya adalah lembah subur yang difungsikan sebagai sawah oleh warga. Lembah itu dibelah oleh aliran Sungai Sawahlunto berasal dari kata sawah dan Sungai Lunto. Lembah subur ini kemudian menjadi daerah pertambangan batu Batu Bara Pertama di IndonesiaSeorang ahli geologi Belanda bernama Willem Hendrik de Greeve menemukan kandungan batu bara di Ombilin pada 1868. Kemudian, sebuah laporan ke Batavia mengenai hal ini disusun pada 1871. Judul laporan tersebut adalah 'Het Ombilin kolenveld in de Padangsche Bovenlanden en het transportstelsel op Sumatra Weskust'.Setelah mengetahui kandungan sumber daya alam serta potensi ekonomi batu bara, pemerintah Hindia Belanda akhirnya melanjutkan eksplorasi. Sehingga, infrastruktur tambang batu bara pertama sekaligus pendukungnya ini dibangun di Sawahlunto. Pembangunan ini dilaksanakan pada 1883 hingga buku Membaranya Batubara Konflik Kelas dan Etnik Ombilin-Sawahlunto-Sumatera Barat 1892-1996 karya Erwiza Erman, sebelum adanya penemuan minyak dan sumber bahan bakar lain, batu bara punya peran signifikan dalam mendukung berbagai kegiatan Hendrik de Greeve kembali melakukan eksplorasi di Sumatera Barat di tahun 1872. Namun, ia tewas setelah kecelakaan dalam proses penelitian di Sungai de Greeve dilanjutkan Jacobus Leonardus Cluysenaer dan Daniel David Veth pada 1874. Cluysenaer menulis tiga laporan rinci terkait pengembangan pengelolaan tambang di Ombilin pada 1875 dan buku Dinamika Kota Tambang Sawahlunto Dari Ekonomi Kapitalis ke Ekonomi Rakyat yang ditulis Erwiza Erman dkk., RUU pertambangan batu bara Ombilin disahkan parlemen Belanda pada 24 November salah satu lubang tambang yang populer di Ombilin bernama Mbah Suro. Lubang tambang tersebut dibuka untuk umum sejak 2007 dan nama Mbah Suro sendiri berasal dari nama seorang mandor bernama Soerono yang diberi tugas pemerintah Hindia Belanda di awal abad ke-20 untuk mengawasi kegiatan sejarah Ombilin sebagai tempat penambangan pertama batu bara di Indonesia. Detikers sudah pernah mengunjungi situs tersebut? Simak Video "Ukuran Batu Bara Yang Sesuai Permintaan Kapal, Sangatta Kutai Kalimantan Timur" [GambasVideo 20detik] nah/pay Boneposmenyajikan berita terkini dan terbaru, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional. mgid.com, 535943, DIRECT, d4c29acad76ce94f Langsung ke konten. Menu. Hubungi Kami Indeks. tutup Tambang Batu Bara di Patimpeng Bone Diduga Ilegal. - Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi merespon soal jalan perusahaan tambang batu bara ditutup warga Talondo Kundo di Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat Sulbar. Sutinah mengaku, belum pernah menerima izin perusahaan tambang batu bara yang berada di Desa Tamalea. "Soal tambang itu saya tidak tahu, karena pihak perusahaan tambang belum pernah ketemu saya dan suratnya juga belum datang ke saya," ungkap Sutinah saat ditemui wartawan di Kodim 1418 Mamuju, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Mamuju, Kamis 6/10/2022. Karena itu, ia belum bisa lebih jauh menanggapi soal tambang tersebut. Namun, kata dia, akan melihat seperti apa dampak yang dirasakan oleh masyarakat. Jika perusahaan itu berdampak atau menganggu lingkungan, lanjut Tina, pemerintah kabupaten akan bertindak. "Kita akan lihat dulu, kalau merugikan masyarakat atau lingkungan makan kita akan bertindak," terang Sutinah. Sutinah berharap, dengan adanya tambang harus bisa memberikan dampak positif terhadap masyarakat Bonehau. Diketahui, warga Talondo Kondo, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, tutup akses jalan perusahaan tambang batu bara di Desa Tamalea, Selasa 4/10/2022 lalu. Aksi penutupan jalan tersebut lantaran pihak perusahaan diduga menerobos jalan tanah adat warga Talondo. Aksi penutupan jalan tersebut diunggah oleh akun Facebook milik Chjikung. "Kembalikan hak masyarakat Talondo Kondo," tulis Chjikung dalam postinganya. Sekedar diketahui, pemberian izin pertambangan sudah didelegasikan oleh pemerintah pusat ke daerah, dalam hal ini pemerintah provinsi. Kebijakan tersebut didasarkan pada Perpers Nomo 55 Tahun 2022 tentang pendelegasian Pemberian Perizinan Berusaha di Bidang Pertambangan Mineral dan Batu Bara yang tanda tangani pada 11 April 2022 lalu. Dengan kebijakan tersebut, maka daerah dalam hal ini pemerintah provinsi kembali memiliki kewenangan untuk menerbitkan izin usaha pertambangan. Setelah sebelumnya kewenangan tersebut ditarik ke pemerintah pusat lewat Revisi UU Minerba atau UU No 3 tahun 2020 tentang Perubahan UU No 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba. * Laporan Wartawan Abd Rahman
FAJARCO.ID, BONE — Tambang batu bara di Lamuru sudah cukup lama dikelola. Sejak 1978 dan baru mengantongi izin pada 2008. 30 tahun dikuasai oleh oknum perwira TNI berpangkat Kolonel.
Lokasitambang batu bara di Indonesia juga cukup tersebar. Yakni ada di Maluku Utara, Jawa, Sulawesi, Papua, Sumatra, dan yang terbesar di Kalimantan. Daerah pertama sekaligus penghasil marmer terbesar saat ini ada Bone, Maros, Enrekang, Sulawesi Selatan. Lalu ada di Lampung, Aceh, Sumatra Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
FAJARCO.ID, BONE — Setelah berpuluh tahun beroperasi, tambang Batu Bara di Desa Massenrengpulu, Kecamatan Lamuru, Bone akhirnya ditutup. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andi
xlnfYiL.
  • 88wc6en6wj.pages.dev/301
  • 88wc6en6wj.pages.dev/75
  • 88wc6en6wj.pages.dev/139
  • 88wc6en6wj.pages.dev/187
  • 88wc6en6wj.pages.dev/360
  • 88wc6en6wj.pages.dev/238
  • 88wc6en6wj.pages.dev/204
  • 88wc6en6wj.pages.dev/132
  • 88wc6en6wj.pages.dev/264
  • tambang batu bara di bone